PBSI Baubau Riset Tingkat Kelembapan Bawah Lantai Kayu Terhadap Kelenturan Lapangan

Admin/ Juni 25, 2026/ berita, Olahraga

Kualitas permukaan tempat bertanding memegang peranan krusial dalam mendukung keselamatan kerja kaki dan kualitas pantulan pergerakan atlet. Guna memastikan seluruh fasilitas latihan memenuhi standar kelayakan, PBSI Baubau melaksanakan riset mendalam mengenai kondisi infrastruktur gedung olahraga yang digunakan saat ini. Tim ahli memberikan perhatian khusus pada parameter tingkat kelembapan bawah struktur bangunan yang menggunakan material alami. Kondisi lingkungan yang terlalu basah dapat memengaruhi karakteristik lantai kayu terhadap performa mekanisnya, yang jika dibiarkan tanpa penanganan ventilasi atau tanpa analisis sirkulasi udara yang ideal, dapat memicu pembengkakan material yang merusak kerataan permukaan area tumpuan atlet.

Dampak Perubahan Struktur Terhadap Keamanan Atlet

Permukaan lapangan yang bergelombang atau kehilangan sifat pegas alaminya akibat pengaruh air bawah tanah sangat membahayakan bagi keselamatan sendi lutut dan pergelangan kaki pemain. Gaya kejut yang diterima tubuh saat melakukan pendaratan pasca-lompatan smash tidak dapat diredam dengan sempurna oleh struktur kayu yang telah melapuk atau mengeras akibat tingkat kelembapan bawah.

Oleh karena itu, pengukuran menggunakan alat higrometer dilakukan di beberapa titik bawah permukaan secara berkala. Data yang diperoleh memperlihatkan fluktuasi penyerapan uap air yang terjadi pada waktu pagi dan malam hari, yang secara langsung memengaruhi koefisien kelenturan papan lantai.

Solusi Perawatan dan Standarisasi Fasilitas

Riset ini menghasilkan rekomendasi teknis mengenai sistem pelapisan kedap air (waterproofing) dan pengaturan sistem drainase di sekitar pondasi gedung olahraga. Pemeliharaan yang tepat akan memperpanjang usia pakai fasilitas latihan sekaligus menjaga kualitas pantulan bola tetap konsisten di setiap area.

Langkah preventif yang diambil oleh PBSI Baubau ini menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap aset infrastruktur olahraga daerah. Penyediaan tempat latihan yang representatif menjadi modal utama dalam mencetak atlet-atlet berprestasi dari wilayah Sulawesi Tenggara.

Share this Post