Fleksibilitas di Genggaman: Mengubah Cara Memegang Raket Sesuai Kebutuhan Lapangan

Admin/ Juli 12, 2025/ Bulu Tangkis, Olahraga

Menguasai cara memegang raket bulu tangkis yang fleksibel sesuai kebutuhan lapangan adalah kunci untuk adaptasi permainan yang optimal. Ini berarti tidak hanya terpaku pada satu jenis grip, melainkan mampu mengubahnya dengan cepat dan mulus sesuai dengan posisi shuttlecock dan jenis pukulan yang ingin dilancarkan. Kemampuan ini membedakan pemain biasa dengan pemain mahir yang mampu mengontrol setiap sudut lapangan. Pada tanggal 14 Desember 2025 mendatang, seorang juara bulu tangkis ganda campuran akan mengadakan workshop di sebuah GOR (Gelanggang Olahraga) di Surabaya, menekankan pentingnya fleksibilitas grip ini.

Prinsip dasar cara memegang raket adalah Forehand Grip, mirip seperti berjabat tangan. Genggam raket dengan rileks, dengan jari telunjuk sedikit terpisah dan ibu jari serta telunjuk membentuk huruf “V” pada bagian pegangan raket yang lebar. Pegangan ini ideal untuk sebagian besar pukulan forehand seperti smash, clear, atau drive dari sisi dominan Anda. Namun, ketika shuttlecock datang dari sisi backhand, cara memegang raket harus segera bertransisi ke Backhand Grip. Di sini, ibu jari berpindah ke bagian belakang pegangan raket yang lebar, menjadi penopang utama untuk memberikan dorongan pada shuttlecock.

Transisi yang cepat dan otomatis antara Forehand Grip dan Backhand Grip adalah inti dari fleksibilitas cara memegang raket ini. Ini membutuhkan latihan berulang dan refleks yang baik. Pemain yang mahir tidak perlu berpikir keras untuk mengubah grip mereka; itu terjadi secara naluriah. Misalnya, dalam situasi reli cepat di dekat net, pemain harus bisa mengubah grip mereka dalam sepersekian detik untuk melakukan netting atau flick backhand yang presisi. Seorang pelatih profesional dari klub bulu tangkis yang berbasis di Yogyakarta, Bapak Bayu Santoso, pada hari Jumat, 29 November 2024, selalu melatih transisi grip ini pada sesi latihan intensif.

Selain itu, cara memegang raket juga bisa sedikit dimodifikasi untuk pukulan spesifik seperti netting. Untuk netting yang sangat tipis dan mengecoh, beberapa pemain menggunakan grip yang lebih longgar atau bahkan menggeser sedikit jari untuk mendapatkan sentuhan yang paling halus pada shuttlecock. Fleksibilitas ini memungkinkan mereka mengontrol shuttlecock sedekat mungkin dengan net lawan. Dengan menguasai berbagai penyesuaian grip ini, Anda akan memiliki kontrol penuh atas setiap pukulan, mampu merespons dengan cepat di setiap situasi permainan, dan pada akhirnya, mendominasi lapangan.

Share this Post